Subtotal: Rp0.00


No products in the cart.

Select Page

Kulit Ikan Pari?

Bak permata, namun tak banyak yang memandang.

Terdapat 600 spesies ikan pari di seluruh dunia. 300 spesies diantaranya berada di perairan laut Indonesia. Namun, 5 spesies dari 600 spesies saat ini masuk kedalam bagian apendiks 1 maupun 2.

PARRI menggunakan kulit ikan pari dengan tekstur kulit yang memiliki kristal. Hal ini dikarenakan tidak semua jenis kulit pari memiliki kristal.

Seperti halnya yang terjadi pada ikan pari yang masuk dalam apendiks, tekstur kristalnya relatif tidak ada, relatif memiliki permukaan kulitnya halus.

Ikan pari apa sajakah yang masuk ke dalam apendiks?
1. Pari Gergaji – Apendiks 1 CITES – tahun 2007
2. Pari Manta – Apendiks 2 CITES – tahun 2014
2a. Pari Manta karang (Manta alfredi)
2b. Pari Manta oceanik (Manta birostris)
3. Pari Mobula – Apendiks 2 CITES – tahun 2016
(Sumber : Kementrian Kelautan dan Perikanan)

*CITES : Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora

Lalu PARRI memakai kulit ikan pari apa saja?
PARRI menggunakan jenis ikan pari yang memiliki populasi sangat banyak, diantaranya :
– Ikan pari cingir
– Ikan pari mondol
– Ikan pari gunung
– Ikan pari tampah
– Ikan pari macan
– Ikan pari kutil
– Ikan pari hiu
– Ikan pari badak
– Ikan pari raja

Ukuran ikan pari yang PARRI pakai berukuran sedang, berbeda halnya dengan kulit ikan pari yang masuk kedalam apendiks, mereka berukuran sangatlah besar.

Oleh karenanya, PARRI tetap berkomitmen mematuhi segala regulasi yang ada. Di sini yang kami olah dan kembangkan hanyalah ikan pari yang memiliki populasi banyak dan tidak masuk kedalam apendiks.

Jadi, gak ada alasan lagi untuk tidak memiliki PARRI.